1 Juli 2023 aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju pulau Bali setelah merubah haluan perjalanan. seharusnya aku pergi ke banyuwangi dengan tujuan kawah ijen tapi aku memutuskna untuk lanjut ke pulau Bali, dari Jogja aku memesan tiket kereta ekonomi termurah, belinya jauh-jauh hari sebelum kehabisan, dengan tujuan st. lempuyangan - st. ketapang Banyuwangi sebesar 94 ribu menempuh perjalana kurang lebih selama 13 Jam. siapkan cemilan dan minuman untuk menemani perjalananmu, kebetulan aku berangkat sendiri judul perjalanan kali ini "solo trip 2023 i'm coming" hahaha, aku memilih duduk deket jendela. kalian harus tau kursi kereta ekonomi ini sandarannya berdiri tegak 90' derajat.
start dari st. lempuyangan ini pukul 07.12 dan diperkirakan nyampe st. ketapang banyuwangi sekitar pukul 20.00 / jam 8 malam. Aku datang ke stasiun lebih awal, berangkat dari penginapan menuju st. lempuyangan menggunakan ojek online. pagi itu suasananya cukup ramai, beberapa kali menanyakan gerbong mana kereta dengan tujuan St. Ketapang. Sesampainya didalam kereta aku langsung mencari gerbong dan no kursi yangs sesuai dengan tiket yang kubeli, sengaja aku memesan kursi yang dekat dengan jendela, ketika meletakkan tas ranselku ada seseorang yang bertanya dimana sekiranya posisi duduknya yang sesuai dengan tiket yang ia pegang, rupanya dia duduk tepat berhadapan dengan ku, langsung saja kami berkenalan, dari logat bicaranya dia adalah orang Bali, kebetulan sekali bukan ? hehehe. kami bertukar cerita apa saja yang ku lakukan selama di jogja, dan dia pun baru saja berlibur di jogja selama 5 hari. ini menarik sih, perjalanan solo tripku kali ini aku jadi punya teman selama perjalanan 13 jam.
ah maafkan aku yang sering kali lupa dengan nama seseorang, sebut saja beliau Bli. Bli menawarkan diri untuk ikut bersamanya ketika sampai di pelabuhan gilimanuk menuju Denpasar, jujur saat ini itu aku masih khawatir untuk menerima ajakan Bli, maklum ini baru pertama kalinya aku pergi ke Pulau Bali sendiri. Aku sudah membaca beberapa opsi yang bisa diambil ketika sampai St. Ketapang di Banyuwangi, kita bisa saja naik bus menuju denpasar ketika pagi harinya dan menginap semalam di dekat St, Ketapang. Tapi setelah beberapa jam perjalanan aku menyakinkan diri bahwa beliau adalah orang baik, disetiap perjalanan ada baiknya kita memiliki rasa curiga dan ke hati-hatian, akhirnya aku menerima ajakan Bli untuk pergi besama ke denpasar bersama Bli.
sesampainya di St. Ketapang hujan turun cukup deras dan yaaa situasi disana sangat sepi sekali, keputusanku untuk menerima ajakan Bli cukup bagus, kita langsung menuju supermarket terdekat untuk menghangatkan diri membeli pop mie dan membeli tiket kapal penyebrangan menggunakan aplikasi. Tiketnya murah gak nyampe 10K, setelah makan kita lanjut pergi munuju pelabuhan, jarak st. ketapang ke palabuhan sekitar 300 meter saja, setalah menyetak tiket kapal penyebrangan kita berdua langsung berjalan menuju kapal, kalau diliat-liat seperti hanya kita berdua saja yang jalan kaki menuju kapal penyebrangan hehehe. sesampainya dikapal aku amaze banget dimana aku bisa ngerasain perpindah waktu dalam sekejap di tengah laut.
Penyebrangan dari pelabuhan Ketapang menuju pelabuhan gilimanuk membutuhkan waktu sekitar 30 menit, tidak begitu lama kami kapal kami sudah bersandar di pelabuhan gilimanuk, ombak malam itu cukup besar tapi Alhamdulillah kita bersandar dengan selamat. Kemudian kita menuju tempat parkir pelabuhan gilimanuk, mengambil motor dan melanjutkan perjalanan menuju denpasar. Jarak tempuh pelabuhan gilimanuk ke denpasar adalah ± 129km dan menghabiskan waktu sekitar 3 jam, dan wow aku baru sadar bahwa itu jauh bangeett hahahaha.
Karena ini perjalanan malam, dimana kita mulai perjalanan ± pukul 11 malam. Baru beberapa menit berjalan menggunakan motor, hujan turun hahahah. Ini menarik sih, ternyata Bli hanya membawa 1 helm jadi aku tentu tidak menggunakan helm dalam perjalanan ini, karena ini baru pertama kalinya aku ikut orang asing yang baru aku kenal baik di kereta, tentu aku mengirim Share location live ke grup sobatku, jaga2 jika terjadi hal yang tidak diinginkan dan ini adalah salah satu tips bagi solo trip. Karena aku menggunakan tas ransel rada besar jadi kami bertukar tas, tas ku diletakkan didepan motor dan aku menggunakan tas Bli yang dimana jika tiba² Bli meninggalkanku itu tidak mungkin karena tas dan barang berharganya ada padaku hahahaha tapi tentu Alhamdulillah itu tidak terjadi sama sekali, aku sampe dengan selamat kok.
Beberapa kali kami harus berhenti untuk istirahat. Bli bilang jika tidak malam ini adalah perjalanan yang bagus, karena kita berjalan di sisi pantai, dan pantai bali sangat bagus katanya, wah menarik tapi sayangnya aku sama sekali gak liat apa2 selain awan gelap dan jalanan yang berliku-liku (seperti perjalanan di bukit soeharto Balikpapan) Pemberhentian berikutnya kami berhenti di alfamart, ternyata Bli meminjam jas hujan pada kawannya malam itu, kemudian saling berkenalan dan berbagi cerita sebentar kemudian melanjutkan perjalanan. Tentu jas hujan itu sedikit tidak berguna sebenarnya hahahaa hujan makin deras, sampe kita harus berhenti di bawah layar jalan. Karena menerjang hujan itu berat banget di mata Bli apalagi helm yang digunakan tidak ada kacanya. Tapi sungguh ini seru banget, pengalaman pertama ku seumur hidup naik motor sejauh ini hehehe, disisi lain kasian dengan Bli, tapi disisi lain ini asli seru bangeettt.
Sesampainya di Denpasar sekitar pukul 3 pagi, yang harusnya bisa lebih cepat dari itu jika tidak ada kendala hujan, kita punya tujuan berbeda, Bli tinggal di canggu sedangkan aku akan dijemput sobatku di Denpasar Selatan. Kuputuskan untuk menunggu di restoran cepat saji 24 jam. Awalnya Bli sedikit khawatir meninggal ku di sana, tapi kupastikan semua akan aman jadi gpp, karena melihat kondisi Bli yang super duper kedinginan dengan kedua mata merah dan basah kuyup tentunya. Aku berterimakasih banyak dengan Bli atas tawaran baiknya, luar biasaa baik banget dan keren bangeettt. Sehat, bahagia dan panjang umur ya Bli.
Kemudian tentu aku menunggu sobatku yang akan menjemputku, rupanya mereka ketiduran hahahah tapi gpp, udah nyampe Denpasar dengan selamat adalah anugrah.
Ini adalah perjalanan pertamaku yang berbeda, kita akan bertemu dengan orang2 yang baik selama kita juga melakukan hal baik, tentu Allah Maha Baik juga atas segala sesuatunya. Pengalaman ini tidak akan bisa dilupakan. Keputusan yang dadakan ku buat ternyata hal yang baik, karena besok paginya penyebarang gilimanuk di tutup karena ombak besar serta ada 1 kapal yang terbalik.
Terimakasih semesta, terimakasih Sang Maha pencipta segalanya. Pengalaman berharga dan amat mahal. Dan tentu terimakasih juga orang² baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar